Wisuda Angkatan XII

Wisuda Angkatan XII

Moment apa yang paling membahagiakan dalam hidup kita? Masing-masing dari kita memiliki jawaban yang fariatif, tentunya. Karena kita memiliki kisah yang berbeda  Namun jika pertanyaan ini disuguhkan kepada siswa-siswi SDIT AlFurqon angkatan 12, tepat pada tanggal 21 juni 2014, sepertinya jawaban mereka adalah: “Hari ini, di tempat ini, dan pada acara ini adalah moment yang paling berkesan bagi kami.”

Tidak berlebihan, jika hari itu menjadi hari yang paling bersejarah bagi mereka selama ‘meniti karier’ sebagai siswa di SDIT AlFurqon. Pengukuhan bahwa detik itu juga sebuah kepastian sudahlah bulat. Kepastian nyata bahwa mereka resmi menjadi lulusan sekaligus menyandang gelar sebagai alumni SDIT AlFurqon. Itulah hari WISUDA. Bukan hanya seremoni belaka yang membuat acara ini meninggalkan kesan yang mendalam, namun pada hari itu terjawab sudah kepastian dari sebuah penantian yang sangat panjang. Penantian dengan segudang perjuangan yang melelahkan.

Dihadiri para wali murid, komite sekolah, Ketua Yayasan Kharisma Risalah beserta jajarannya, dan tentunya dewan guru sebagai panitia, Prosesi Wisuda digelar dengan begitu apik, meriah, dan berkesan. Dimulai dari pembukaan oleh host yang keduanya merupakan guru humoris AlFurqon, Pak Cahaya Eka dan Pak Wahyu Triyatmoko. Layaknya Danang dan Darto di acara The Comment di Net TV, Acara wisuda dibawakan dengan gaya yang berbeda, khidmat nan penuh ceria.

Dalam penyelenggaraannya, wisuda kali ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana kali ini wisuda digelar di gedung Majlis Rasulullah SAW, Komplek Hankam. Yang sebelumnya selalu digelar di Aula Kampus Annu’aimy. Ini juga yang memberikan sedikit presseure terhadap panitia sehingga memaksa mereka untuk all out dalam menyiapkan acara sehingga mendapatkan hasil yang maskimal. Wajar saja bila sebagian dari mereka melewatkan dinginnya malam bersama seabrek persiapan di balik layar.

Acara dilanjutkan dengan tilawah oleh kedua siswa dari kelas rendah, sambutan-sambutan, hiburan dari para siswa, pemberian penghargaan kepada dewan guru dan siswa, prosesi wisuda, dan diakhiri dengan pembacaan puisi teacher feat student. Dalam puisinya, siswa mengucapkan terima kasihnya dan permohonan maa’af dari lubuk hati yang paling dalam. Sang guru pun membalasnya dengan nasehat dan untaian do’a untuknya. Acara semakin sempurna setelah ditutup dengan do’a yang dikumandangkan oleh wali kelas mereka, Bapak Yusuf Hada. Dan untuk mengabadikan momen ini, sesi foto bersama pun dimulai. Camera….. action!!! :) :D

Sekolah memberikan berbagai penghargaan kepada dewan guru dan alumni angkatan dua belas ini. Adapun yang menilai adalah seluruh siswa. Untuk kategori guru terbaik, dipilih oleh dewan guru dan kepala sekolah. Berikut adalah kriterianya:

 Guru :
1. Guru terbaik. Diberikan kepada : Bapak Yusuf Hada, Bapak Cahaya Eka, dan Ibu Andriani
2. Guru terfavorit. Diberikan kepada : Ibu Tika Rusmayanti, Ibu Mia Syalamiah, Ibu Handayani, Bapak Mulyadi Ahmad, Mrs. Sri Hardinah, dan Ibu Setiawati.

 Siswa :
1. Tershaleh : Muhammad Rayhan
2. Nilai UN tertinggi : Mohammad Fadhil Alatas
3. Penghafal Alqur’an terbanyak : Izzuddin Alfarid
4. Nilai rapot tertinggi : Naila Hafizha
5. Paling kreatif : Farah Nida Lestari
6. Gemar menolong : Haya Syimah Luthfiah
7. Siswa terfavorit di kelas : Yusuf Bilal
8. Leadership : Sahal Muyassar
9. Berwawasan luas : Muhammad Hanif Risyad

Pada dasarya, semua guru berprestasi dan tervaorit di mata para siswa. Begitu juga seluruh siswa memiliki prestasi dan kelebihan masing-masing. Kami tak henti-hentinya memohon kepada Alloh SWT agar setiap generasi yang kami didik memiliki pundak yang kokoh untuk memikul beratnya beban dakwah. Sehingga kelak mereka menjadi penerus tongkat estafet perjuangan kami. Perjuangan mulia para nabi.

Pembacaan Al Qur'an oleh Ananda Zulfiqar (I) dan Naila R (III)

Pembacaan Al Qur’an oleh Ananda Zulfiqar (I) dan Naila R (III)

Hiburan Tari Ondel-ondel oleh kelas I

Hiburan Tari Ondel-ondel oleh kelas I

Sambutan oleh Kepala Sekolah, Bapak Asep Habibunajar, S.Th.I

Sambutan oleh Kepala Sekolah, Bapak Asep Habibunajar, S.Th.I

Sambutan oleh Ketua Yayasan Kharisma Risalah, Ustadz Abdul Razaq Rasyidi, S.H

Sambutan oleh Ketua Yayasan Kharisma Risalah, Ustadz Abdul Razaq Rasyidi, S.H

Penghargaan bagi siswa dengan prestasi yang berbeda

Penghargaan bagi siswa dengan prestasi yang berbeda

Pidato oleh Ananda Muhammad kelas III

Pidato oleh Ananda Muhammad kelas III

Penyerahan kepengurusan komite (Ibu Wuri Astuti) kepada pengurus yang baru (Ummi Azam)

Penyerahan kepengurusan komite (Ibu Wuri Astuti) kepada pengurus yang baru (Ummi Azam)

Pembacaan Puisi Perpisahan oleh Ibu Tika Rusmiyati dan Ananda Afifah

Pembacaan Puisi Perpisahan oleh Ibu Tika Rusmiyati dan Ananda Afifah

Prosesi Wisuda

Prosesi Wisuda

Camera... action!

Camera… action!

Read More

SDIT Al Furqon Gelar Mabit Menjelang Ujian Nasional

SDIT Al Furqon Gelar Mabit Menjelang Ujian Nasional

Tak ada yang lebih istimewa dari usaha manusia melebihi kekuatan do’a. Sehebat apa pun upaya seorang hamba dalam meraih cita-cita, akan terasa hampa jika tanpa disempurnakan dengan do’a. وإذا سألك عبادي عني فإني قريب أجيبُ دعوة الداعِ إذا دعان “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.” Begitulah firman Allah (QS. Al-Baqarah: 186).

Realisasi dari ayat ini, SDIT Al Furqon menggelar mabit menjelang Ujian Nasional (UN). Tujuan dari kegiatan ini adalah

Read More

SDIT Al-Furqon Gelar Munasharah Mesir

SDIT Al-Furqon Gelar Munasharah Mesir

Apa yang ada dalam benak anda jika negara yang pertama kali mengakui kemerdekaan Indonesia berada dalam kondisi tidak aman dan tertindas? Sejarah mencatat bahwa Ikhwanul Muslimin, organisasi Islam terbesar di dunia yang mempelopori pengakuan kemerdekaan Indonesia untuk pertama kali. Mesir berada dalam kondisi tidak aman bukan karena mereka dijajah oleh negara lain. Bukan pula

Read More

Pererat Ukhuwah dengan I’tikaf

Pererat Ukhuwah dengan I’tikaf

Malam belum terlalu pekat di langit Sentul City. Kaum Muslimin baru saja merasakan nikmat pertama yang dirasakannya saat berpuasa. Yaitu berbuka. Karena nikmat yang kedua akan mereka rasakan (biidznillah) di surga kelak – melihat Dzat Allah yang menjadi cita-cita tertinggi mereka. Sebuah kenikmatan di atas semua kenikmatan yang ada. Kenikmatan yang tak mampu diterjemahkan kedalam bahasa sastra sekalipun. Inilah puncak kenikmatan yang sesungguhnya.

Read More